Kisah Kakek Sebatang Kara Jualan Balon Tempuh Jarak 33 KM dengan Keterbatasan Fisik
Meski berusia senja dan memiliki keterbatasan fisik, namun kakek asal Yogyakarta ini tetap berjuang demi menyambung hidup. Ia rela berjualan balon keliling dengan menempuh jarak 33 kilometer setiap kali berjualan.
Kakek yang tidak diketahui namanya ini diketahui tinggal di daerah Wonosaei, Gunung Kidul, Yogyakarta. Sosoknya kian viral berkat unggahan akun @dunia_kaumhawa di Instagram pada Minggu (31/5).

“Beliau jualan di depan RSKIA Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta. Rumahnya di Wonosari. Kini beliau hidup sebatang kara. Jarak Wonosari-Kotagede itu 22 kilometer,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.
Yang membuat tambah miris, kakek yang terlihat renta tersebut juga memiliki keterbatasan fisik di tangan kirinya. Dari unggahan video, terlihat sang kakek hanya menggunakan tangan kanannya untuk beraktivitas dibantu bibirnya.

“Bapak penjual balon itu tampak sudah tua dan diuji dengan keterbatasan fisik (tangannya), namun tetap semangat mejemput rezeki,” lanjut akun itu.
Satu tangkai balon dihargai Rp5 ribu. Karena kasihan, unggahan tersebut juga turut mengimbau orang-orang yang lewat di sekitar tempat berjualan si kakek agar melarisi dagangannya.
Posting Komentar untuk "Kisah Kakek Sebatang Kara Jualan Balon Tempuh Jarak 33 KM dengan Keterbatasan Fisik"